Tuesday, August 7, 2018

KKN 29 UTM Mengajar Para Lansia Menulis dan Membaca

Perkembangan zaman telah memberikan dampak bagi kemudahan dalam segala bidang. Salah satunya berdampak pada bidang pendidikan. Jika berpuluh-puluh tahun lalu, pendidikan sulit dijangkau hingga banyak anak-anak yang tidak dapat bersekolah. Hal tersebut dikarenakan beragam keterbatasan yang membuat mereka tidak bersekolah. Berbeda halnya dengan zaman sekarang, dimana untuk dapat bersekolah begitu mudah.

Dari permasalahan diatas, Ummi Khodijah salah satu warga desa Dlemer menjadi pelopor penyelenggaraan pembelajaran  menulis dan membaca bagi para lansia. Kegiatan yang digagas oleh Ummi Khodijah ini bertujuan untuk memberdayakan para warga lanjut usia di desa Dlemer. Kegiatan pembelajaran ini dilakukan satu kali dalam seminggu di teras rumah Ummi Khodijah sendiri. Bertepatan dengan lokasi posko kelompok KKN 29 UTM yang berada di sebelah rumah Ummi Khodijah, kami kemudian diundang oleh beliau untuk membantu dalam pembelajaran menulis dan membaca para lansia. Peserta pembelajaran menulis dan membaca ini diikuti oleh para ibu-ibu yang memiliki usia rata-rata diatas 50 tahun. 

Salah satu peserta pembelajaran ini adalah Ibu Hasan berusia 70 tahun keatas. Beliau sangat bersemangat untuk belajar menulis dan membaca walaupun usia tidak lagi muda. Ibu Hasan mengaku bahwa dulu tidak sempat bersekolah karena dilarang oleh orangtua. Bahkan beliau ingat betul perkataan orangtuanya dulu “Tidak apa-apa tidak bersekolah yang terpenting bisa mengaji”. Namun menginjak usia lanjut, ternyata dalam diri beliau muncul semangat untuk belajar.

Pada dasarnya usia tidak menutup kemungkinan seseorang untuk mau terus belajar. Jadi jangan jadikan usia yang semakin bertambah tua sebagai alasan untuk tidak mau belajar. Karena jika kita memiliki niat yang sungguh ditambah dengan keinginan yang keras untuk semakin maju, maka pasti kita dapat melakukannya.



EmoticonEmoticon